Wednesday, 6 March 2013

Take and Give

How’s it going, buddy? So far I’m good here. Gak terasa kita udah ada di awal bulan ketiga tahun 2013, yang nampaknya udah gak layak lagi untuk menyandang nama tahun baru. Lihat, bagaimana waktu berjalan begitu cepatnya sedangkan kita masih di tempat yang sama. Do the same thing and so flat.

Kita mesti dan perlu banget buat ngelurusin kembali target kita yang telah dirancang sebelum tahun ini tiba. Karena dapat dipastikan semangat mencapai cita-cita untuk satu tahun ke depan ini hanya muncul di awal-awal saja. Menginjak satu, dua, tiga bulan pasti udah pada gak inget lagi dah dengan apa yang telah dicanangkan sebagai pedoman hidup di tahun baru.

Hola, bicara panjang lebar gini apa hubungannya dengan judul posting? Ok, now let me to wash your brain. Halach. Take and give adalah salah satu formula kehidupan yang popular(gak yakin juga sih) dilihat dari bahwa sebenarnya telah diimplementasikan oleh semua orang di dunia ini. Hanya saja kebanyakan tanpa sadar. So, simple: Take and Give: Menerima dan Memberi.

Pada kehidupan yang kita dijalani selalu ada proses menerima dan memberi. Namun mana yang harus kita utamakan? Tentu, sobat yang pikirannya jernih, atau yang so-soan mencoba menjernih-jernihkan pikirannya akan lebih memilih memberi. Itu wajar dan benar. Kita tidak akan memanen bila tidak menuai. Setiap revenue atau pemasukan yang kita dapat pasti diawali dengan pengorbanan, entah materi, pikiran atau pun waktu. Dan sadari dan yakinilah bahwa setiap apa yang telah kita berikan untuk kehidupan kita, pribadi mau pun terhadap orang lain manfaatnya akan kembali lagi kepada diri kita di kemudian hari.

Gak usah muluk-muluk bantuin orang over banget, sampe ngorbanin pikiran, materi dan waktu,bahkan lupa dengan urusan kita sendiri. Buat yang simple aja, senyuman misalnya. Murah dan menyehatkan. Hanya tinggal tarik bibir 2 senti kanan dan kiri(silahkan ukur sendiri). Dan rasakan bahwa kehidupan anda akan lebih menyenangkan dengan banyaknya wajah-wajah yang memberikan seyumannya kepada anda setiap hari. Mulai pagi ampe sore.

Dan tentu saja, saat anda terlihat tidak senyum seperti biasanya, dalam hal ini mungkin anda sedang mempunyai masalah, orang-orang yang terbiasa tersenyum kepada anda akan mempertanyakan mengapa senyuman anda tidak senormal biasanya. Lihat, ini berarti orang-orang di lingkungan anda mulai memperhatikan hanya dengan satu tindakan kecil memberikan senyuman. Dan bahkan bila semua orang di lingkungan kita sudah terbiasa tersenyum, bahkan mungkin saling sapa, maka dijamin anda bahkan tidak sempat menunjukkan kesedihan anda di hari itu. Karena gak mungkinlah kita memberi wajah masam pada mereka yang tersenyum hangat kepada kita. Terkecuali kalau masalah yang sedang anda hadapi memang sudah overlimit.

Take and Give, baiknya diseimbangkan. Sewajarnyalah kita mendahulukan memberi sebelum menerima. Karena rumusnya adalah melakukan kewajiban sebelum mendapatkan hak. Masih pada inget kan materi PKn kelas 3 SD, Hak dan Kewajiban? Yang gak inget buka-buka aja lagi catetan-catetan di bangku sekolah dasarnya. Dijamin gak bakal kesampaian tuh buka-buka buku jaman SD, karena bahkan keberadaannya dipertanyakan. Muahaha. Sama kok gue juga. Pokoknya yang inget dari materi itu adalah:  
  1. Kewajiban adalah hal yang mesti dilakukan individu sebelum mendapatkan hak
  2. Hak adalah hal yang didapatkan oleh individu setelah melakukan kewajiban
Asli, gue kalo pelajaran hapalan emang paling jago(padahal kalimatnya cuman diputar-putar). Ngitung-ngitung? Ke laut deh.
Sekian sob update-an gue kali ini. Semoga kita bisa melakukan take and give dengan seimbang. Aamiin.
Apa yang Anda pikirkan mengenai orang lain adalah
apa yang orang lain pikirkan mengenai Anda. Salam

12 comments:

  1. sudah menginjak bulan ketiga dan gue masih ngerjain hal yg sama, overall cuma jalan di tempat T_T

    jangan lupa kunjungi balik ya bro :D

    ReplyDelete
  2. Waduh... jalan di tempat kayak paskibra. Coba komando "maju jalan"...

    Siap berkunjung...

    ReplyDelete
  3. Yuk ce..
    yuk saling take n give.. :D

    ReplyDelete
  4. Super sekali, kadang aku juga over kalau membantu orang.. pekerjaan sendiri jadi terbengkalai...
    Makasih sharingnya.. alreary follback ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks, yep sewajarnyalah membantu orang...

      thanks follbacknya... :D

      Delete
  5. duhh inget banget yah Mr.Uyo sama pelajaran PKN, jadi inget pa.usup guru semasa STM wkwkwkwkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. bentar mba vina... saya jadi ngantuk nih
      #efek ngomongin pa ucup... :D

      Delete
    2. aduh aduh sok inget da , saya dulu duduk paling depan dan pas pelajaran pa usup saya ketiduran , sampai pada akhirnya terbangun dan begitu malunya ketika membuka di depan mata yang terlihat se sosok pa usup . ahahhaa

      Delete
    3. waduh, parah jeng vina ini...

      asa nembe nyarita.

      Delete
  6. makasii kang pencerahannya.. saiia suka fakta bahwa take and give seharusnya di seimbangkan :) makasii sekali lagi :)

    ReplyDelete

Blog Uyo Yahya menerima segala macam komentar yang memenuhi kriteria "Bebas tapi Sopan". Mangga, silahkan...

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...