Saturday, 18 May 2013

Dalam 3 Hal Kita Perlu Egois


Mengutip dari pembicaraan dengan sahabat sekaligus saudari tidak serahim saya, Mbak Elsa, ada 3 hal yang adalah wajar bila kita egois di dalamnya. Jodoh, karir dan uang. Menurut saya mengejutkan memang bagaimana remaja seperti kami bisa membuat teori seperti itu. Pengalaman? Oh, tentu saja. Mbak Elsa mengungkapkan itu saat dia sedang berurusan dengan seorang pria yang I know him well.

Untuk jodoh saya tidak bisa berbicara banyak karena tidak pernah sekali pun mengalami sampai tahap pacaran. What? Serious? That’s the fact.

Bagaimana dengan karir? Oh, yang ini saya sudah “mulai” egois. Tahapan selanjutnya adalah saya harus mencapai keegoisan tentang karir hingga mencapai persentase sempurna, 100. Seperti yang tertuang di Kamu bisa,yo…saya masih harus menundukkan kepala untuk saat ini. Menunggu sampai tibanya waktu mengikuti intuisi hati. Rasanya tidak sabar ingin merasakan sensasi seratus persen itu. Sebentar, kenapa terpikir iklan Mizone ya?

Untuk hal ketiga yang wajar bila kita egois di dalamnya yaitu uang…huh…Everybody already did it, I know. Bahkan urursan uang dengan saudara pun egois itu perlu, tapi tidak harus. Tapi secara umum memang perlu. Berbicara tentang teori uang saya tidak bisa berkata banyak juga. Rasanya terlalu percaya diri bila seorang yang masih terlalu muda seperti saya berbicara teori tentang uang. Bekerja menjemput uang pun masih bisa dikatakan tidak lama.

Jodoh. Karir. Uang. Hal yang wajar bila kita egois di dalamnya.

27 comments:

  1. oh jd dlm jodoh, karir dan uang kta harus egois ya.
    hmmm... nice post sob.
    knjungan pgi, monggo knjungi blik klo brknan. thanks

    ReplyDelete
  2. kayaknya ngga gtu deh . egois itu apa sih ? jika tuhan tak merestuinya gmna ? tetep kita harus egois ? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, tentu saja keegoisan kita juga harus berdasar pada aturan Tuhan.

      Delete
  3. ane nyimak dulu deh gan :)

    ReplyDelete
  4. Kalau itu sih bukan egois tapi prinsipil... prinsip yang bagus dan harus dilanjutkan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waw masukan mas Budi menyempurnakan titlenya, saya jadi terpikir untuk melengkapinya dengan "Prinsipnya adalah dalam 3 hal berikut kita perlu egois."...jengjreng...

      Delete
  5. setuju kang, apa lagi kalau soal jodoh....
    sampai berdarah-darah pun jadi

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya sih, tapi kalo ampe berdarah-darah saya gak ikutan ah...hihi

      Delete
  6. Bener, sih kalo jodoh tuk memang kita harus egois, tapi untuk urusan uang dan karir sih tergantung, jangan karena egois kita menghalalkan segala cara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aduh mestinya agak saya lurusin kali ya di atas...semuanya tentu saja egois yang bersifat positif.

      Delete
  7. dua balik baca, belom paham juga, hadeuh...mamang emang udah rada lemot nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. artikel sayanya kali mang terlalu simple, miskin kata-kata...

      maklum pas buatnya emang teu merhatiin tata bahasa, ngalir seperti solokan...haha

      Delete
  8. maklum saja manusia ditakdirkan untuk hidup, menjalani segala aktifitas yang harus dijalankan. Memenuhi presentase adalaah pencapaian keduaa dimana semuanya telah digenggamnya. Yakin yah, semoga apa yang kamu harapkan bisa tercapai. Amin.

    ReplyDelete
  9. O, jadi 3 hal itu ya Mas kita perlu egois,... Wah ªķku̶̲̥̅̊ terlewatkan nih egoisku heheheh:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh, mengalir dong hidupnya...ngikutin arus aja gitu.

      Delete
  10. yah ada benernya juga uah tiga hal itu, Jodoh, karir dan uang memang harus di pertahankan, tapi kalo uang kan bicara masalah rizki, dan rizki kita sebenarnya ada hak orang lain untuk menerima sedekah hehe..

    ReplyDelete
  11. bener sih kalo untuk urusan ketiga hal itu perlu berpikir independen. kalo saya tidak sreg menggunakan kata egois, karena masukan dari beberapa orang terdekat, tetap diperlukan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju, itu lebih baik... tapi tetap memperhatikan tujuan utama kita.

      Delete
  12. sesungguhnya jodoh karir dan uang adalah bahagian dari jodoh dan rejeki, kesmuanya sudah diatur oleh Sang Khaliq, kita hanya perlu berusaha, berikhtiar dan berdoa...tak perlu egois..karena egoisme terkadang cenderung membuat kita menjadi salah langkah...salam :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi saat kita mulai terbawa arus, dalam hal ini menjauh dari apa yang kita inginkan...maka egois itu perlu. menurut saya...

      Delete
  13. ya saya ngerti, maksudnya egois itu berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkannya kan? bukan di disimpan u/ diri sendiri.. gitu kali ^^

    ReplyDelete

Blog Uyo Yahya menerima segala macam komentar yang memenuhi kriteria "Bebas tapi Sopan". Mangga, silahkan...

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...