Saturday, 17 August 2013

Wanita

Aku setengah berhasil melalui hari ini. Ada kegamangan yang akhirnya mengantarkanku padamu, ketidakjelasan yang menyenangkan, beberapa hal terkuak tanpa sedikitpun usaha lebih membawaku pada kebingungan yang aneh. Aku tidak tahu cara merasa, seakan menolak pun bahkan aku tahu bagaimana caranya, lalu rasa kesal, lega dan sesuatu yang ingin membuncah ada di dadaku.

Apalagi tentang wanita cerdas yang dulu ku tahu, kini tak lagi ku tahu. Bersandiwara, lalu menutupnya lagi dengan sandiwara, seterusnya seperti itu. Aku tahu tanganku cukup kuat untuk menolongnya, tapi tadi itu terlalu cepat dan aku tak siap, aku masih dibentengi pemikiran bahwa kau tetap cerdas, dan kau lenyap, wanita.

Masih selalu dingin yang mengantarku pulang dari kehidupan sekitarmu. Aku harap bisa menjauh tapi benda-benda mutakhir ini membuat aku tak bisa menolak untuk sekedar mengetahui kabarmu. Mereka secara terus-menerus tanpa diminta memantau dan melaporkan apa yang kau ucapkan pagi ini, menu sarapanmu, pekerjaan, makan siang, rasa kantuk dan perjalanan pulangmu, serta bahasa dalam yang lebih halus mengenai bahagia, sedih, senyum, seringai, menangis dan tertawa.

13 comments:

  1. semoga bisa kembali tahu tentang wanita cerdasnya,
    masih suasana lebaran kan,
    sambil ngucapin mohon maaf lahir batin, sambil mata lirak lirik kiri kanan nyari ketupat,
    happy independence day for my Indonesia...merdeka :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..

      ketupat udah habis, mas...silahkan cari di tukang ketupat sayur, always available.

      Merdeka...

      Delete
  2. hidup itu bagaikan panggung sandiwara. *ehh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, yeah... Sounds generic ya mbak.

      Delete
  3. gagal paham deh mas, ini masalah gadget berkelamin wanita ya, hehehe

    ReplyDelete
  4. aku tak mengerti isi dari ceritanya karna kata2 nya begitu sangat baku.

    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak papa mbak, tapi kali-kali please bilang: aku mengerti...hihi

      Delete
    2. hal yang selalu ku ingat dari kamu adalah

      i see i see ...

      Delete
  5. Paragraf pertama keren, aku copas ya untuk facebook saya. THanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh apa seenaknya bilang Thanks...

      Jangan, jangan!!!

      :D

      Delete

Blog Uyo Yahya menerima segala macam komentar yang memenuhi kriteria "Bebas tapi Sopan". Mangga, silahkan...

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...