Tuesday, 18 March 2014

Kangen Emak Pisan!

Sudah delapan bulan semenjak lebaran Idul Fitri saya belum mudik lagi ke Tasikmalaya. Rasanya seperti puasa yang seharusnya maghrib berbuka ini malah belum pasti kapan berbukanya. Rasanya itu kangen pisan, euy. Kangen dengan suasana rumah yang hangat, halaman yang asri dipagari pepohonan bambu yang ujung-ujungnya bergemerisik tiap kali angin berhembus, juga aroma tanah kering sore hari dan canda tawa anak-anak kecil yang bermain dengan permainan tradisional.

Yang paling kangen ya tentu kangen emak... Rasanya 8 bulan tidak berjumpa seperti mengikis semangat diri sendiri setiap harinya. Alternatif mengurangi rasa kangen biasanya cukup dengan telpon di hari minggu. Tapi tidak untuk kali ini. Saya sudah tidak tahan. Seandainya setiap hari adalah awal bulan mungkin detik dimana saya merasakan rindu yang teramat sagat, di detik selanjutnya saya sudah memutuskan bahwa saya akan mudik sekarang juga. But, you know lah nasib karyawan.

Maka saya memutuskan tanggal 29 Maret untuk mudik. Lumayan hari seninnya tanggal 31 libur juga. Dan agak sedikit ragu sih apa mungkin waktu dua hari itu cukup untuk melepas rasa kangen terhadap kampung halaman dan segala yang ada di sana, termasuk sahabat-sahabat saya? Kalau untuk berjumpa emak sih disyukuri aja bakalan seharian penuh take quality time with her, ah. Untuk bertemu sahabat-sahabat sepertinya tidak ada waktu. Aduh padahal udah ada rencana dengan Mba Elsawati Dewi.
Jadi gak enak.

Tapi, mudah-mudahan bisa deh. Lihat sikon aja entar. Aamiin...

See ya, everyone...

9 comments:

  1. haaah 8 bulaaaaan >.<
    jadi gitu ya rasanya merantau

    ReplyDelete
  2. wah lagi kangen berat nih, ya moga nanti kalau pulang selamat sampai tujuan dan bisa cerita disini lagi keadaan dirumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengennya sih tiap malam saat disana bisa update disini, Mas...Aamiin

      Delete
  3. Kalau saya mah rencananya mau liburan ke Pangandaran pas tanggal 31 teh. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah...ngiring atuh abi, kang....hihi #ngarep

      Delete
  4. baca postingan ini jadi inget masa-masa merantaua ke perbatasan indonesah-malaysia untuk mencari sesuap nasi dan gak pulang selama hampir satu tahun...memang asa kangenpisa sama emak :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh...perbatasan indo-malay wah pasti itu mah kangen pisan...

      Delete
  5. tidak apa-apa 8 bulan berpisah demi masa depan sendiri dan kebahagiaan orang tua, saran nih sebaiknya ambil cuti bisa agak berlama kalau pulang kampung, mas Uyo.

    Salam kenal

    ReplyDelete

Blog Uyo Yahya menerima segala macam komentar yang memenuhi kriteria "Bebas tapi Sopan". Mangga, silahkan...

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...