Wednesday, 27 August 2014

#puisi Pepatah Istimewa

Hey, hey
Bukan nampakmu yang kan menariknya
Hey, hey
Sadarlah, kau tahu yang terbaik untukmu

Tanyakan pada hati kecilmu saat menjelang waktu tuk terlelap
Tanyakan pada bayanganmu saat mereka tak ada
Hanya di keheningan, meresap perlahan kau kenali
Tanpa mulut-mulut yang asal berucap

Hey, hey
Kau tetap istimewa di mataku
Biar, biarlah
Kesempurnaan hanya milik-Nya

Maka tambatkan pada dermaga-dermaga yang dikecup surya
Bukan palung gelap penuh kejutan dan misteri
Pada kuncup-kuncup bunga yang menanti mekar dengan setia
Bukan unisel yang membelah cepat-cepat

Hey,
Menataplah ke depan, masa lalu selalu bisa dihidupkan, maka biarkanlah di tempatnya
Kau,
Kaki-kaki lenjangmu saja mengarah ke depan, Tuhan membentuknya sekian rupa
Tak perlu lagi kau tanyakan mengapa

Teka-teki dalam kepalamu, itu dirimu
Yang kau kenakan, yang mereka bilang, hanya tipu daya
Pemikiran cemerlangmu, dari sanalah kau mengundang banyak mata
Tapi jangan lupa ungkapkan dalam kata
Bicaralah kendati terbata

14 comments:

  1. kang keren puisinya, ini maksutnya apa hubungan antara manusia dengan tuhannya gitu kah kang.... saya suka puisinya kang saya follow dulu ya blognya thanks...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sepakat. PUISI nya keren banvgeds. Saya aja agak susah menuliskan bait bait PUISI nan Indah seperti ini. Dari dulu pengen belajar buat PUISI namun tetap aja garing kosa kata yang saya pakai. Heiheihiehiehe. Mengharukan

      Delete
    2. Saya terharu... kerap kali menerima komen yang membangun, memuji. Sekali-kali kritik saya lah...hehe

      Delete
    3. waduuh...pintu browsr saya penuh,gini gaia BW saya, akibatnya koneksi jadi lemot.... jadi suka lupa mau komentar apaan tadi ya....?

      lupa euy...baca lagi deh

      Delete
    4. entar mas kalau udah mengerti kaidah perpuisian saya, kalau ada sedikit aja kekeliruan tak protesnya kali ya hehe. peace mas bercanda biar ga serius serius amat....semangat pagi mas semoga karyanya semakin yahudd...

      Delete
    5. @cilembu: bisa aja si akang mah.

      @yuli: sip, mas

      Delete
  2. wah kayaknya pemikiran cemerlang lebih menyita perhatian orang daripada baju-baju bagus -yang kita pikir bisa menarik di mata orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini neng eva pemikirannya sama ya kayak kakaknya Mba elsa

      Delete
  3. hey itu di maksudkan ke siapa ya, puisinya memang bagus tapi katanya terlalu baku sehingga saya sulit untuk memahaminya hihihii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk semua orang lah, mba. namanya juga puisi mba...masa pake bahasa alay...

      Delete
  4. wah hebat juga nih mas Uyo bikin puisi indah seperti ini, kalau saya bingung cari kata-katanya hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya sih pergunakan kata-kata yang sudah ada...dan sering baca. Itu aja sih kuncinya...plus rasa, bahasa itu butuh rasa. hehe

      Delete
  5. Saya suka-sayasuka-saya suka... Pengen belajar nulis puisi, mau gak jadi gurunya gan?

    Salam dari Pulau Dollar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh... Rajin-rajin aja mas baca puisi saya, puisi orang lain juga... Insyaalloh nanti juga bisa.

      Salam dari Pulau Kapuk!

      Delete

Blog Uyo Yahya menerima segala macam komentar yang memenuhi kriteria "Bebas tapi Sopan". Mangga, silahkan...

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...