Thursday, 2 April 2015

Plagiarism/Plagiat Menurut Saya

Plagiarism/Plagiat merupakan tindakan menyerupai, mengakui sebagian atau keseluruhan ide, pendapat atau pun karya seseorang sebagai karya sendiri. Plagiarism sangat merugikan pihak penemu original dari sebuah karya. Apalagi kalau misalkan karya yang dijiplak tersebut malah lebih laku secara komersial oleh si plagiator.

Plagiarism designhack.net
Sebuah karya tercetus dari spontanitas kerja yang kemudian diabadikan dalam bentuk tulisan berupa buku, lirik, melodi, atau apa pun itu, di bidang apa pun itu. Pengalaman yang mumpuni akan sebuah bidang mutlak diperlukan untuk membuat sebuah karya yang murni. Jalan pendidikan mungkin telah ditempuh para pelaku seni untuk menelurkan sebuah karya yang baik. Atau mungkin pula jam terbang yang telah sangat tinggi dari si artist lah yang membuatnya lihai dalam mengolah nada.


Bagaimana Plagiarism Terjadi?

Mari sedikit menelaah apa yang terjadi pada si plagiator dalam menghasilkan karyanya. Sederhana, dia awalnya hanya sebagai penikmat karya orang lain, mengapresiasinya dengan sangat baik, lalu bergejolak untuk membuat hal yang niatnya mungkin ingin berbeda, tapi fakta berbicaralain. Periode waktu setelah anda membaca sebuah karya adalah waktu dimana anda masih hidup di dunia yang ada dalam karya tersebut. Anda masih dalam pengaruh euphoria yang akan membahayakan diri anda. Saking melekatnya efek dari sebuah karya bahkan ada frase yang menyebutkan "Anda adalah tokoh utama dari cerita yang terakhir Anda baca." Pelepasan euphoria ini memang memerlukan waktu yang tidak sebentar. Membaca karya lain besar kemungkinan akan menghapus euphoria ini yang mana dunia anda berganti dengan dunia lain dari karya yang sedang anda baca.

Anda adalah tokoh utama dari cerita terakhir yang Anda baca.
authordinaarco.wordpress.com
Maka dari itu apa yang anda lihat, anda sentuh dan anda rasakan akan mengadaptasi dari apa yang dilihat, disentuh dan dirasakan oleh si pemeran utama dalam karya yang telah anda baca. Anda menggunakan perspektif dari tokoh khayalan itu. Anda akan menulis dengan gaya bahasa dan rasa yang sama, menilai orang dari aspek yang sama, dan merasa Anda adalah tokoh dalam cerita tersebut. Lalu bagaimana jika di cerita si tokoh utamanya melakukan bunuh diri? Cukup berbahaya bukan.

Kita ambil satu contoh yaitu "menulis dengan gaya bahasa yang sama". Disinilah letak Anda telah teracuni oleh pemikiran orang lain. Ketidaksadaran ini akan melahirkan karya yang tujuh puluh hingga sembilan puluh persen sama, persis. Plagiarism.

Proses plagiarism di atas merupakan plagiarism yang tanpa disadari. Untuk plagiarism yang disengaja, well sepertinya itu ada tindak kesengajaan tersendiri dari pelaku. Idealnya pekerja seni selalu muncul dengan ide murni mereka. Mereka yang sengaja melakukan penjiplakan perlu dipertanyakan tingkat apresiasi dan kesensitifan mereka sebagai penggiat seni. 

Plagiarism Saat Ini
Ada banyak tindakan plagiarism yang terjadi di era globalisasi ini. Dua contoh berikut adalah tindakan penjiplakan yang terjadi di dunia musik tanah air dan juga mancanegara.
1. Lagu "Pusing Pala Barbie" menjiplak "All About That Bass"
Pusing Pala Barbie merupakan lagu yang dibawakan oleh grup vokal dangdut Putri Bahar. Lagu yang sedang populer di Indonesia ini memiliki kesamaan yang mencapai sembilan puluh sembilan persen dengan lagu dari seorang pencipta lagu, produser sekaligus penyanyi Meghan Trainor bertitle All About That Bass. Yang paling disayangkan adalah bahwa para member Putri Bahar ini mengaku tidak tahu-menahu bahwa ada lagu "All About That Bass" yang sedang sangat laku-lakunya di akhir 2014 kemarin.

2. Lagu "Awak Kat Mana" vs "Diva"
Lagu Awak Kat Mana merupakan lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi berkebangsaan Malaysia yang dirilis pada tahun 2014. Intro lagu ini memliki kemiripan dengan lagu Beyonce yang lebih populer terlebih dahulu di tahun 2009. Lagu Awak Kat Mana yang dibawakan oleh Taufik Batisah ini mendapatkan banyak pernghargaan di ajang award Anugerah Planet Muzik, sebuah ajang penghargaan musik nusantara, didalamnya Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Plagiarisme merupakan tindakan yang melanggar etika. Suatu pelangaran yang mencuri ide orang lain untuk dijadikan karya sendiri. Hal ini merugikan banyak pihak selain korban plagiat juga si pelaku plagiarism nya sendiri, plagiator. Berkaryalah di bidang yang anda senangi dan pakailah "rasa" saat anda menciptakan sesuatu yang baru. Pertahankan originalitas karena disitulah identitas kita yang sebenarnya.

Salam,

-uy-


47 comments:

  1. mencontek karya org.. perasaannya bagaimana ya.. semoga yg suka plagiat2 cepet nyadar sj ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, lalu jadi motivator biar kita semua menghindari praktik begituan

      Delete
    2. Sama seperti COPASER donk yan, jiplak sana,jiplak sini

      Delete
    3. @Aldino: Aamiin. Tak tahulah, hanya pelaku dan yang di atas yang tahu...

      Delete
    4. Sederhana nya iya itu: COPASER.

      Delete
  2. Semoga banyak blogger yang belajar ilmu menulis sebab etika penulis atau etika jurnalis itu ada bila melanggar etika menulis, jelas ia bukan penulis profesional. Padahal tulisan itu hidup yang bisa dipertanggungjawabkan kelak.

    Datang ya mas, ke blog saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mestinya seperti itu. Toh inti dari blogging itu menulis 'kan?

      Visit soon, Pak Muhammad.

      Delete
    2. Kok belum juga datang mas, padahal ditunggu 2 komentarnya.

      Delete
  3. padahal kan, asal kita cantumin kutipan di tulisan kita yang ditulisi sumbernya, kan beres ya Mas?
    kenapa harus nggak sportif coba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Well, yeah...sesederhana itu.

      Next time mungkin saya akan posting kiat-kiat menghindari diri jadi plagiator atau pun jadi korban mereka. Kalau inget...haha

      Delete
    2. saya juga akan mengingatkan
      nih sekarang saya ingetkan: udah makan belom?

      Delete
  4. Ah, ini pernah kejadian sama gue.. karya tulis gue waktu sma, dia yang menang -_- padahal punya gue..

    ReplyDelete
    Replies
    1. berarti mbak yang HEBAT, hanya melalui si pencuri itu diperlihatkan. hehe..!!

      Delete
    2. Nyesek banget, Mba Ain.

      Tapi kenyataanya, saya yakin, dia sendiri gak merasa bangga tuh.

      Delete
    3. Masih gak rela...
      hadiahnya lumayan; voucher makan :'((

      Delete
    4. Hmmm bukan nyesek lagi...
      tapi sampe mau modar nggak bisa napas.
      Semoga dia cepat tobaaaaaatttt >_<

      Delete
  5. Mungkin biar ga ribet mikir ya mas, sehingga hasilnya cepat. Dan satu lagi, plagiat mungkin termasuk kategori orang yang malas mikir!

    Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngapain pula punya blog, kalau males mah. Iya sih kadang kita juga males...kalo males ya paling gak posting. Kejar setoran kali..hihi

      Delete
  6. Cerpen atau Cerbung juga..
    Novel juga..
    Bahkan konten blog juga banyak tuh yang plagiat.

    huhu bisa berkarya dengan maksimal kalau gini caranya :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tetep semangat!!!

      Setiap kesuksesan kan ada aja kerikil di jalannya.

      Delete
    2. justru yang bikin kecelakaan biasanya kerikil itu lho :(
      Kalo batu batu besar mah bisa dihindari

      Delete
  7. Saya kalau mengutip tulisan orang lain pasti menyertakan link-nya. Malu aja kalo mengutip pendapat/tulisan orang lain gak disebutkan sumbernya. Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertahankan. Teruslah seperti itu. Salam.

      Delete
  8. Emang nyebelin, sih. Beberapa tulisan lama di blog saya juga pernah di repost blogger lain tanpa mencantumkan sumber yang jelas. Dongkol emang, tapi ya mau gimana lagi, ikhlasin aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah mas Rudy pernah jadi korban ternyata... Iya ikhlasin aja deh...daripada dongkol gak ada obatnya.

      Delete
    2. sambit batu aja mang rudy, haha

      Delete
  9. wah kalau urusan kayak gini saya belum ngerti nih mas, mohon bimibingannya deh mengenai Plagiarism, kayaknya saya perdana masuk blog ini,saya ucapakan salam kenal mas,salam blogger.di tunggu kunbalnya ya

    ReplyDelete
  10. patut di coba nih mas, untuk bisa mengenal diri sendiri

    ReplyDelete
  11. sangat inspiratif untuk berkarya lebih baik lagi,thanks mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah. Terimakasih. Sama-sama.

      Delete
  12. saya dulu juga sering melakukan itu mas waktu pertama kali ngeblog.belum mengerti etika sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu? Alhamdulillah berarti sekarang udah gak lagi. Tetap pertahankan originalitas nya, mas yanto.

      Delete
  13. ya kalau semuanya hampir sama persis pasti nyesek mas,orang udah berfikir keras eh udah jadi malah ada yang ngaku-ngaku hasil karyanya #PusingPalaBarbie :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah lama mba Vina gak kemari...

      wah mba vina pernah sering juga ya jadi vivtim copaser.

      Delete
  14. Belom, mas zach...

    Mau ditraktir ya?

    ReplyDelete
  15. waduh bahasannya mas
    lagu yang terkenal semacam pusing pala barbie saja bisa laku keras ya mas
    kadang kalau kita suka sesuatu
    sengaja atau tidak apa yang kita suka itu masuk dalam karya kita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setidaknya, please deh berusaha untuk original lah kalau dalam berkarya. Jangan explicitly banget gitu ya.

      Delete
  16. padahal islam sangat melindungi hak milik seseorang bahkan milik orang kafir pun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuh, kan kaffah banget ya agama kita.

      Delete
  17. dari all about the bass jadi pusing pala barbie liat maknanya aja udah jauh banget..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi iramanya itu lho mba yang bikin saya greget...

      Delete
  18. aku dah sebodo amat soal itu. mau dicopas mau diapa terserah aja yang penting aku ga nyomot punya orang. nulis di blog aku anggap naruh dompet di pinggir jalan. masih utuh syukur, ada yang ambil awasss :D

    *ini cuma ocehan orang yang ga bisa nulis bermutu makanya yakin ga bakalan ada yang comot. haha

    ReplyDelete
  19. Yang rugi uda pasti yang diplagiatin ya.. Duh, mental kebanyakan orang masih pengen enaknya aja :(

    ReplyDelete

Blog Uyo Yahya menerima segala macam komentar yang memenuhi kriteria "Bebas tapi Sopan". Mangga, silahkan...

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...