Showing posts with label Lebaran. Show all posts
Showing posts with label Lebaran. Show all posts

Thursday, 16 August 2012

Malas Sahur Mendera di Akhir Ramadhan

facebook.com
"Tak apalah tidak sahur juga, kemarin gak sahur kuat kok sampai maghrib."
Bukan dilihat dari kuat atau tidaknya. Kita mesti lihat dari segi sunatnya. Sudah 2 hari ini saya dan teman-teman sekamar tidak sahur. Apa alasannya? Memang sih sudah disiapkan menu sahurnya di tempat kami kerja ini, tapi kami memilih untuk tidak sahur hanya karena terserang rasa malas.

Yeah, malas sahur di akhir ramadhan memang kerap menyerang umat muslim. Dengan menu yang kadang kurang cocok. Maksudnya? Wah, kamu tidak bersyukur. Menu yang kaya sayur dengan santan kental buat sahur 'kan gak cocok untuk perut orang puasa. Santan melakukan oksidasi berlebih dalam lambung sehingga menghasilkan gas dan membuat produksi asam lambung tinggi. Hal ini bisa malah menimbulkan masalah bagi lambung kita. Trik sederhananya adalah tetap makan dengan sayur tersebut tapi dengan kuahnya sedikit, atau bahkan tanpa kuah. Gak mau kan lagi sibuk-sibuknya kerja terus kita dapat panggilan alam dari toilet...oops.

Alasan sudah merasa terbiasa dengan tidak makan di siang hari pada bulan puasa tidak sepenuhnya benar. Lagi pula apa ini normal? Hey, orang normal makan tanpa disuruh. Dengan memikirkan kemungkinan yang mungkin bisa terjadi bila tidak makan, siapa tahu nanti ada pekerjaan berat yang mendadak, siapa tahu jam kerja hari itu ditambah lembur. Kita tetap mesti makan sahur. Trik saat bosan mungkin kita bisa mencoba makanan kecil dengan air mineral secukupnya. Memang tidak akan sekenyang nasi sih tapi ya lumayan untuk mendapatkan pahala sahur dan untuk menjaga asam almbung agar tidak naik.

Saya malas banget sahur 2 hari ini. Entah karena sugesti dari teman-teman sekamar atau apa...Tapi kemungkinan besar dari diri sendiri. haha

Kalian gimana? Mengalami hal serupa di atas?

Wednesday, 15 August 2012

Sudah Ditentukan dan Kau Hanya Bisa Pasrah

sumber

Pupuslah sudah harapan saya untuk benar-benar bisa menikmati akhir dari bulan Ramadhan ini. Semua rencana yang sudah tersusun rapi nampak suram untuk dilakukan setelah mengetahui bahwa libur mulai hari Sabtu, 18 Agustus 2012.

Dengan hari raya yang masih belum pasti jatuhnya, tanggal 19 atau 20, Minggu atau Senin. Saya pribadi lebih memilih hari Senin. Kenapa? Karena pas hari minggunya saya bisa habiskan untuk bersama keluarga. Saya ingin benar-benar menikmati sahur dan buka bersama keluarga. Minggu-minggu kemarin melewati sahur dan  dengan kawan-kawan terdekat. Mengenai hal ini jadi sedih juga teringat wajah emak yang meminta saya untuk berbuka di rumah. :(( Tapi saya malah memilih berbuka dengan teman-teman.

Dan untuk hari sabtunya saya bisa mengobati rasa kangen dengan anak-anak TEXAS (Texaje Satu) yang mau bukber pada tanggal 18. Kalau misalkan Lebaran jatuh pada tanggal 19, saya akan mengorbankan waktu bukber bersama TEXAS dan lebih memilih buka bersama keluarga.

Saya sedih menerima kenyataan bahwa saat ke-7 kakak saya berkumpul di rumah, saya masih memeras jari menciptakan paragraf-paragraf rayuan untuk konsumen.

Apa tidak ada jalan keluar?

Tuesday, 14 August 2012

Demam Weekend plus Demam Lebaran

Pagi sobat wtw. Bagaimana puasa kalian? Semoga tetap diberikan kesehatan dalam menjalankan ibadahnya, Aamiin.

Mengenai title dari postingan ini saya yakin semua karyawan di pabrik sama pekantoran sedang mengalaminya. Mengingat pekan ini adalah pekan terakhir dari bulan suci Ramadhan jelas banyak para pekerja yang sudah tidak sabar menantikan hari kerja terakhir di bulan ini untuk mudik di hari berikutnya.

Kita pantau yang di kawasan lokal dulu, ya. Di kantor tempat saya bekerja nampaknya atmosfer libur lebaran sudah menjangkit teman-teman saya. Penyebabnya hanya satu ya, itu tuh hari lebaran yang belum jelas kan. Entah minggu atau senin. Jadi kita tidak bisa menentukan kapan sih H-3 sama H+3 nya. Tidak bisa menentukan libur start dari tanggal berapa sampai tanggal berapa yang berimbasa pada tidak bisanya mengatur jadwal reuni dengan teman sekolahan. Akibatnya virus-virus malas mulai menginfeksi kami semua. Disadari atau tidak.

Belum lagi ditambah weekend kemarin yang kelihatannya dihabiskan secara brutal oleh kebanyakan orang. Akibatnya hari senin berhiaskan rasa kantuk yang tidak bisa ditoleransi lagi. Hentakan mendadak pada keyboard karena mimpi pas lagi kerja pun mudah ditemukan. Wajah suntuk mupeng libur mudah terdeteksi dengan jumlah pengidap yang banyak.

Saya pribadi juga mengalaminya. Terlebih lagi di tempat kerja yang dulu, harilebaran tanggal 30, tanggal 25 sudah libur plus masuk H-3. Enak banget 'kan?...

Sekian pantauan kami pagi ini. Saya uyoyahya, melaporkan dari jalur depan kantor divisi luxor. 

Kamu, kamu, kamu...gimana? Terjangkitkah virus Demam libur lebaran?...

Monday, 13 August 2012

Lebaran Tinggal Menghitung Hari

Menghitung hari, detik demi detik
Sorak-sorak bergembira, bergembira semua...
Siti Nurhaliza - Aidil Fitri


Asyik Lebaran tinggal 1, 2, 3,... 5 hari lagi. Bagaimana dengan persiapan Lebarannya sobat wtw semua?
Saya sudah tidak sabar nih menantikan meriahnya lebaran tahun ini. Ada yang beda di Lebaran tahun ini. Saya udah gede(apanya?). Pas weekend kemarin udah ada satu keluarga kakak yang mudik dari Cikarang. Entah kenapa saya dan kakak cewek yang ada di rumah membuat kesepatakan seperti ini. "Yo, sepertinya untuk tahun depan kita harus membuat markas sendiri."

Apa maksudnya coba? Kami berdua emang penghuni tetap rumah selama setahun ini. Terbiasa dengan suasana yang sepi, sunyi dan senyap tanpa anak keicl yang nangis. Pokoknya suasana rumah enak deh buat tidur. Nah, pas lebaran kan itu 8 orang anak manusia (#Ya, alloh) pada kumpul, belum lagi yang sudah berkeluarga pada bawa lampirannya masing-masing. Gak kebayang deh atmosfernya entar kayak gimana...

Yang kemarin datang nih Kakak cowok saya yang ke 4 membawa satu paket keluarga: dirinya, istri sama anak kecil yang mana adalah ponakan saya bernama Rezy Fadey Bazli (saya yang kasih nih nama) pas malam minggu tepat jam 12. Teng tong. Si Rezy ini baru 2 tahun. Tapi ampun ya ini anak sensitivnya kayak orang dewasa...gak jauh beda sama saya sekarang (emang udah dewasa...?). Disentuh dikit aja langsung nunjukin mimik muka gak suka yang nyebelin...ditambah lagi sentuhannya eh, eh malah makin parah dan nangis deh...haihihihi (#ketawa mak lampir). Jujur sobat wtw saya kurang suka gitu sama anak kecil. Alasannya? Entar deh bikin postingan khusus...

Persiapan Lebaran...

Stop ngomongin tanda-tanda kekacauan di rumah. Kita fokus ke persiapan lebaran. Yang paling seru dulu deh..Baju Lebaran! Gimana sobat wtw udah pada punya persiapan yang satu ini? Kayak anak kecil banget ya.Tapi No matter lah, Lebaran berasa gimanaaa gitu kalau gak beli baju lebaran.

Kalau saya sih beli baju lebaran hanya untuk menghadiahi diri sendiri. Award kecil-kecilan, kayak baju labaran, buat diri kita itu sangat baik untuk memotivasi diri agar melakukan kemajuan-kemajuan yang lebih baik. Untuk lebaran kali ini tidak jauh beda dengan lebaran kemarin. Awal bulan saya udah beli satu setel baju yang gayanya agak berbeda deh sama tahun-tahun kemarin. Sekarang saya udah bisa milih baju sendiri, lho,,,huahaha

Selain baju lebaran persiapan yang biasa dilakukan adalah bikin Kue Lebaran. Kerjaan Ibu-ibu nih..gak bisa bahas banyak-banyak. Alhamdulillah ya di rumah itu lemari udah penuh sama kue-kue kering khas lebaran.
Setelah kue apalagi ya? Oh, itu mh,,,apa-apa-apa?...lempar...pass...peserta selanjutnya : mh,,,,apa ya...waktu habis...yeah
Jawabannya...bersih-bersih rumah. Saya liat rumah udah cukup bersih. Udah dicat dengan warna krem segar. Berarti tinggal sapu-ngepel yang rajin deh. Dan semua itu biasa dilakukan oleh Dina Suargiah. hahaha...Kakak cewek saya yang paling kecil...

Kalian gimana? Udah pada siap Lebarannya? Apa pada lagi nunggu THR?...

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...