Showing posts with label Sehat. Show all posts
Showing posts with label Sehat. Show all posts

Friday, 20 May 2016

Elsawati Dewi(natureveshop.com): Setelah Menikah? Biasa Aja

19 Maret 2016 merupakan hari yang menyedihkan bagi pacar dari kakak saya, Yayang Mustika. Pasalnya sang Ayah meninggal dunia setelah mendapatkan satu hari perawatan di rumah sakit. Saya, yang kebetulan waktu itu sedang di kampung, dan kakak saya mewakili keluarga untuk menyampaikan belasungkawa ke rumahnya. Saat kami sampai ke rumah yang dituju, kebetulan jenazah sedang akan dimakamkan. Jadi kami langsung ikut rombongan ke pemakaman. Prosesnya hidmat hingga kami kembali ke rumah yang berduka.

Tak ingin membuang kesempatan, sekitar jam 13.00 saya pamit sebentar untuk mengunjungi sahabat saya, Elsawati Dewi(Els). Kabarnya rumah Els sekarang pindah di dekat sekolah saya dulu, satu kawasan dengan rumah Yayang. Owner salah satu

Wednesday, 6 March 2013

Take and Give

How’s it going, buddy? So far I’m good here. Gak terasa kita udah ada di awal bulan ketiga tahun 2013, yang nampaknya udah gak layak lagi untuk menyandang nama tahun baru. Lihat, bagaimana waktu berjalan begitu cepatnya sedangkan kita masih di tempat yang sama. Do the same thing and so flat.

Kita mesti dan perlu banget buat ngelurusin kembali target kita yang telah dirancang sebelum tahun ini tiba. Karena dapat dipastikan semangat mencapai cita-cita untuk satu tahun ke depan ini hanya muncul di awal-awal saja. Menginjak satu, dua, tiga bulan pasti udah pada gak inget lagi dah dengan apa yang telah dicanangkan sebagai pedoman hidup di tahun baru.

Hola, bicara panjang lebar gini apa hubungannya dengan judul posting? Ok, now let me to wash your brain. Halach. Take and give adalah salah satu formula kehidupan yang popular(gak yakin juga sih) dilihat dari bahwa sebenarnya telah diimplementasikan oleh semua orang di dunia ini. Hanya saja kebanyakan tanpa sadar. So, simple: Take and Give: Menerima dan Memberi.

Pada kehidupan yang kita dijalani selalu ada proses menerima dan memberi. Namun mana yang harus kita utamakan? Tentu, sobat yang pikirannya jernih, atau yang so-soan mencoba menjernih-jernihkan pikirannya akan lebih memilih memberi. Itu wajar dan benar. Kita tidak akan memanen bila tidak menuai. Setiap revenue atau pemasukan yang kita dapat pasti diawali dengan pengorbanan, entah materi, pikiran atau pun waktu. Dan sadari dan yakinilah bahwa setiap apa yang telah kita berikan untuk kehidupan kita, pribadi mau pun terhadap orang lain manfaatnya akan kembali lagi kepada diri kita di kemudian hari.

Gak usah muluk-muluk bantuin orang over banget, sampe ngorbanin pikiran, materi dan waktu,bahkan lupa dengan urusan kita sendiri. Buat yang simple aja, senyuman misalnya. Murah dan menyehatkan. Hanya tinggal tarik bibir 2 senti kanan dan kiri(silahkan ukur sendiri). Dan rasakan bahwa kehidupan anda akan lebih menyenangkan dengan banyaknya wajah-wajah yang memberikan seyumannya kepada anda setiap hari. Mulai pagi ampe sore.

Dan tentu saja, saat anda terlihat tidak senyum seperti biasanya, dalam hal ini mungkin anda sedang mempunyai masalah, orang-orang yang terbiasa tersenyum kepada anda akan mempertanyakan mengapa senyuman anda tidak senormal biasanya. Lihat, ini berarti orang-orang di lingkungan anda mulai memperhatikan hanya dengan satu tindakan kecil memberikan senyuman. Dan bahkan bila semua orang di lingkungan kita sudah terbiasa tersenyum, bahkan mungkin saling sapa, maka dijamin anda bahkan tidak sempat menunjukkan kesedihan anda di hari itu. Karena gak mungkinlah kita memberi wajah masam pada mereka yang tersenyum hangat kepada kita. Terkecuali kalau masalah yang sedang anda hadapi memang sudah overlimit.

Take and Give, baiknya diseimbangkan. Sewajarnyalah kita mendahulukan memberi sebelum menerima. Karena rumusnya adalah melakukan kewajiban sebelum mendapatkan hak. Masih pada inget kan materi PKn kelas 3 SD, Hak dan Kewajiban? Yang gak inget buka-buka aja lagi catetan-catetan di bangku sekolah dasarnya. Dijamin gak bakal kesampaian tuh buka-buka buku jaman SD, karena bahkan keberadaannya dipertanyakan. Muahaha. Sama kok gue juga. Pokoknya yang inget dari materi itu adalah:  
  1. Kewajiban adalah hal yang mesti dilakukan individu sebelum mendapatkan hak
  2. Hak adalah hal yang didapatkan oleh individu setelah melakukan kewajiban
Asli, gue kalo pelajaran hapalan emang paling jago(padahal kalimatnya cuman diputar-putar). Ngitung-ngitung? Ke laut deh.
Sekian sob update-an gue kali ini. Semoga kita bisa melakukan take and give dengan seimbang. Aamiin.
Apa yang Anda pikirkan mengenai orang lain adalah
apa yang orang lain pikirkan mengenai Anda. Salam

Monday, 6 August 2012

Menu Sehat Ayam Kol di Bukber Kemarin

Ini nih tindak lanjut dari positngan yang kemarin.Sabtu malam kemarin saya jadi bukber dengan teman-temannya si Yayang. Setelah sedikit dilanda bingung akhirnya saya jadi ke ngikut dan lumayan deh bisa ketemu salah satu manusia besar yang saya kenal di dunia, Novi. Tebak cewek apa cowok? Cowok, lho...

Berangkat jalan kaki dari rumahnya Yayang ke tempat di mana bukber bakalan berlangsung. Rada ragu juga sih pas jalan kaki ke TKP yang katanya dekat sama Yomart di Jl. Siliwangi. Mencari-cari ke depan nama Ayam Kol tapi gak ada. Coba dihubungi yang punya hajatnya susah banget. Akhirnya secara tidak sadar ini mata menangkap sebuah nama warung makan bernama "Ayam Kol".

Kita masuk ke warung makan sederahana itu dan menempati meja yang udah dipesan duluan. Ngobrol-ngobrol sebentar dan tibalah orang yang nraktir kita bukberan di sana, Desy, pacarnya Novi. Inget nama yang kedua itu cowok. COWOK tulen. Salaman and sedikit berbincang soal kerjaan.

5 Menit sebelum waktu berbuka tiba menu udah didatengin ke meja kita. Sate usus kecap, Ayam bakar kecap, Tahu bakar kecap, Sate ati ayam kecap dan yang unik yaitu ada porsi sayuran kol yang digoreng dan tentu saja tidak ketinggalan ada nasi juga. Apa sih yang buat menu ini sehat? Ya, itu tuh kolnya. Menu yang lain kan mampu memicu naiknya kadar kolesterol di tubuh kita. Kol mampu mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh kita. Pas kita hap ayam, sate usus, dan sate ati...kadar kolesterol kita langsung ditekan oleh si sayuran berwarna putih itu.

Ini Dia penampakan dari Menu Ayam Kol...

Pemilik warung makan ini benar-benar punya ide yang cemerlang. Dengan menu ayam bakar kecap yang sarat akan lemak kita disuguhi kol segar yang aman menetralisir lemak tersebut. Benar-benar sehat.

Bukber selesai sekitar jam 18.30. Kita salaman and langsung cabut ke rumah masing-masing. Rumah saya jauh nih...di Ciawi. Mesti bergegas supaya bis angejar Bis yang berangkat jam 7-an.

Makasih ya buat Desy yang udah nraktir saya bukber dengan menu sehat Ayam Kol-nya...

Thursday, 2 August 2012

Perpanjang Usia dengan Rajin Nge-Net

Orang mungkin akan berpikiran untuk mendapatkan usia yang panjang kesehatanlah yang mesti selalu dijaga. Namun baru-baru ini ditemukan bahwa ada fakta lain hal yang bisa memperpanjang usia. Dan ini terbilang menyenangkan.

Roma, Seseorang yang kecanduan internet biasanya jarang bergerak, kurang tidur dan matanya gampang iritasi. Namun menurut penelitian di Italia, dalam kondisi tertentu sering buka internet justru bisa membuat seseorang berumur lebih panjang.

Penelitian yang dilakukan Dr Americo Bonanni dari Sacred Heart di Roma, Italia itu mengungkap bahwa orang-orang yang selalu terhubung dengan internet cenderung jarang sakit. Meski kadang-kadang kurang gerak, diet atau pola makannya cenderung lebih sehat.

Pola makan yang dimaksud adalah konsumsi buah-buahan dan ikan segar, yang sering disebut dengan istilah Diet Mediterania. Jenis diet yang banyak direkomendasikan para ahli gizi ini sejak lama diyakini baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain mengurangi risiko stroke dan serangan jantung, Diet Mediterania juga efektif mengurangi risiko kanker karena buah-buahan banyak mengandung antioksidan. Kalori dalam buah dan ikan segar juga lebih rendah dibanding makanan lain, sehingga lebih aman dari risiko kegemukan.

"Hasil pengamatan terhadap 1.000 orang menunjukkan, orang yang sering terpapar informasi cenderung hidup dengan pola makan yang lebih sehat," kata Dr Bonanni yang mempublikasikan penelitian tersebut di International Journal of Public Health, seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (15/1/2012).

Dari pernyataan ini bisa disimpulkan, tidak semua jenis aktivitas yang dilakukan di internet bisa memberikan manfaat hidup sehat. Internet hanya menyeharkan jika dipakai untuk mengakses informasi, bukan untuk menghabiskan waktu berjam-jam dengan bermain game online.

Oleh karena itu, Dr Bonanni menambahkan bahwa efek serupa juga diperoleh ketika orang sering membaca koran atau menonton berita di televisi. Alasannya adalah, media massa pada saat ini makin banyak menyajikan informasi kesehatan sehingga sangat efektif untuk penyampaian pesan.

Meski berhubungan dengan diet yang sehat, tidak bisa dipungkiri bahwa penelitian terdahulu banyak mengaitkan internet dengan gaya hidup sedentary atau jarang olahraga. Akibatnya, tidak sedikit para pecandu internet yang bermasalah dengan kegemukan dan berbagai komplikasinya termasuk sakit jantung dan diabetes.

health.detik.com

Tuesday, 31 July 2012

Lebih Muda 6 Tahun dengan Daging Merah Pilihan

Konsumsi daging secara berlebih masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagaian besar khalayak. Daging sumber kolesterol tinggi sehingga menyebabkan beberapa komunitas menjalani kehidupan tanpa daging atau yang disebut dengan vegetarian. Boleh-boleh saja jadi vegetarian, saya termasuk pro ke mereka yang vegetarian.

Daging merah adalah yang paling baik untuk tubuh kita. Kandungan serat yang padat mampu menyuplai energi untuk durasi yang lama. Yang lebih baik adalah kanudngan zinc dalam daging merah mampu mempertajam kinerja ingatan seseorang. Namun, ya seperti di awal itu banyak yang berasumsi bahwa segala jenis daging adalah sumber kolesterol penyebab serangan jantung. Itu memang benar. Tapi masih ada cara untuk membuatnya aman.

Berikut ini tips memilih dan mengolah daging merah agar baik untuk tubuh kita:
  1. Pilih yang terbaik. Apabila Anda ingin membeli daging,  pilihlah yang masih segar, baru, dan memiliki kandungan lemak paling rendah.
  2. Tanpa lemak. Sebagai pembeli, Anda bisa meminta untuk dipilihkan daging tanpa lemak kepada si penjual. Biasanya di supermarket besar, daging tanpa lemak lebih mudah dijumpai karena sudah diberi label "tanpa lemak".
  3. Buang lemaknya. Potong dan buang bagian berlemak yang masih menempel pada daging sebelum diolah.
  4. Rebus atau panggang. Olah daging dengan cara direbus atau dipanggang daripada digoreng karena hanya akan menambah kandungan lemak dan kolesterolnya. Jika Anda masih ingin menggoreng daging, gunakan minyak zaitun yang telah terbukti sangat ampuh dalam memerangi kolesterol.
  5. Hapus minyak. Hapus kelebihan minyak dan kalori pada daging yang dipanggang dengan menggunakan tisu minyak.
  6. Tahu batasnya. Kurangi mengonsumsi daging, yaitu tidak lebih dari satu potong daging atau sekitar 85 gram daging merah dalam seminggu.
Ternyata sangat mudah bukan? Mengonsumsi daging rendah lemak dan mengandung lemak tak jenuh dapat membuat usia Anda 6 tahun terlihat lebih muda. Konsumsi daging sangat penting untuk pertumbuhan otak dan tubuh kita, sobat wtw. Siapa sih dari kaian yang tidak ingin terlihat lebih muda 6 tahun.

health.kompas.com

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...